Tindakan pertama bagi seorang pengusaha

Tindakan pertama bagi seorang pengusaha

Tindakan pertama bagi seorang pengusaha

Tindakan pertama bagi seorang pengusaha
Tindakan pertama bagi seorang pengusaha

Tindakan pertama bagi seorang pengusaha dalam mendirikan suatu perusahaan adalah menentukan/memilih bentuk organisasinya, apakah berbentuk perusahaan perorangan, persekutuan atau kooperatif; selanjutnya menentukan tujuan pokok organisasi, agar dapat memperoleh keuntungan, baru kemudian melihat kepada bentuk pasar.

Dan untuk membuat keputusan perusahaan yang benar, maka pengusaha harus melihat kepada total penerimaan dan ongkos, jika keliru dalam melakukan penafsiran kedua hal tersebut, maka perusahaan akan membuat keputusan yang dapat merugikan.

Didalam pemakaian faktor produksi untuk memproduksi suatu jenis barang sangat tergantung kepada produktivitas, harga dan waktu yang tersedia bagi perusahaan.Sehubungan dengan waktu yang tersedia bagi suatu perusahaan tersebut untuk menghasilkan suatu output tertentu dapat dibedakan menjadi tiga periode waktu, yaitu:

  1. a) The Market Period
    b) The Short Run Period
    c) The Long Run Period

Pengertian ketiga waktu ini telah dibahas pada Bab. III, Pada Short Run, faktor produksi dapat dibedakan menjadi dua, yaitu:

Fixed factor, yaitu faktor-faktor produksi yang tetap digunakan dalam setiap proses produksi.

Variable Factor, yaitu faktor-faktor produksi yang sifatnya berubah dapat ditambah/dikurangi dalamsetiapkaliprosesproduksi.

The Long Run Period, yaitu suatu keadaan dimana jumlah barang yang dapat ditawarkan dipasar tidak terbatas, dapat ditambah terus sebanyak kebutuhan, maka seluruh faktor produksi bersifat variabel faktor.

Baca Juga : 

Keseimbangan Jangka Panjang

Keseimbangan Jangka Panjang

Keseimbangan Jangka Panjang

Keseimbangan Jangka Panjang
Keseimbangan Jangka Panjang

Bilamana dalam jangka panjang perusahaan mendapat laba, maka perusahaan akan memperluas kapasitas produksinya dan perusahaan baru akan memasuki industrinya/pasarnya. Akibatnya output total dipasar akan meningkat dan harga akan menurun, sehingga keuntungan akan berkurang.

Dalam jangka panjang akan dapat menimbulkan kerugian, akibatnya perusahaan akan mengurangi output atau sama sekali akan meninggalkan industri tersebut.

Selanjutnya output akan berkurang dan harga akan meningkat dan kerugian akan berkurang.

Keseimbangan jangka panjang membutuhkan syarat, bahwa perusahaan tidak mencapai laba, atau menderita kerugian, tetapi syaratnya adalah AR harus sama dengan AC disamping MR= MC.

  1. Kasus Pasar Persaingan Tidak Sempurna.

Selanjutnya untuk kasus pasar persaingan tidak sempurna dimana perusahaan yang terlibat dalam proses produksi dipasar jumlahnya tidak banyak bahkan pada pasar monopoly khususnya terdapat satu perusahaan yang dapat memonopoli pasar dan mengontrol harga pasar serta jumlah barang, sehingga bentuk kurva permintaan dan AR nya (avarage Revanue) pun tidak sama lagi dan juga tidak merupakan garis horizontal, tetapi menurun dan kurva MR tidak lagi sama dengan kurva AR.

Kurva AR (total revenue) tidak lagi merupakan garis lurus, melainkan melengkung berbentuk U terbalik, hal ini disebabkan karena harga terus menerus turun apabila kuantitas yang diminta naik, juga harga dapat saja berubah menurut selera produsen, artinya produsen dapat mempengaruhi harga di pasar, dalam rangka memperoleh keuntungan yang lebih besar lagi.

Jadi bilamana perusahaan merupakan penjual tunggal, maka posisi keseimbangan jangka pendeknya (MR=MC) juga merupakan posisi keseimbangan jangka panjangnya, hanya saja AR atau harga (P) bahkan dapat melampaui AC dalam jangka panjang.

Sumber : https://ahmadali88.artstation.com/blog/YqVD/hot-wheels-infinite-loop-135-apk-mod-unlimited-nitro

bentuk struktur pasarnya.

bentuk struktur pasarnya.

 bentuk struktur pasarnya.

 bentuk struktur pasarnya.
bentuk struktur pasarnya.

Sifat dan bentuk kedua analisa tersebut akan berbeda sesuai dengan bentuk struktur pasarnya.

 

  1. Kasus Pasar Persaingan Sempurna. (Perfect Competition Market)

Pada bentuk pasar ini, dimana harga ditentukan oleh kekuatan permintaan (Demand) dan penawaran (Supply) dipasar, baik secara berkelompok maupun secara individu, baik penjual maupun pembeli tidak dapat mempengaruhi harga pasar, sehingga harga yang sudah terjadi dipasar dianggap “given” artinya sudah demikian adanya (tidak dapat dirobah).
Sebagai akibatnya, maka kurva MR= kurva AR= kurva harga (P) dan sama dengan kurva permintaan (D), maka kurva (MR=AR=P=D) merupakan garis horizontal yang sejajar dengan sumbu axis, sedangkan kurva total penerimaan merupakan garis lurus dari titik origin (titik O)

Keseimbangan Jangka Pendek

Pada pasar pure competition ini syarat terakhir untuk mendapatkan keuntungan maksimum (maximum profit), kerugian minimum (Minimum loses), dan Break even point atau dalam keadaan keseimbangan bila mana MR = AR sama besar atau lebih besar atau lebih kecil dari AC, perbedaan antara AR dengan AC, adalah laba per kesatuan (dengan analisa marginal) dan TR sama besar, atau lebih besar atau lebih kecil dari TC (dengan analisa Total).

Sumber : https://danu-aji-s-school.teachable.com/blog/197992/hotwheelsapk

Tabuik Pariaman Diusulkan sebagai World Heritage pada 2020

Tabuik Pariaman Diusulkan sebagai World Heritage pada 2020

Tabuik Pariaman Diusulkan sebagai World Heritage pada 2020

Tabuik Pariaman Diusulkan sebagai World Heritage pada 2020
Tabuik Pariaman Diusulkan sebagai World Heritage pada 2020

Tabuik Pariaman diusulkan untuk menjadi warisan dunia (World Heritage), yang dikelola oleh United Nations Educational, Scientific and Cultural Organisation (UNESCO).

Perihal itu dikatakan oleh Walikota Pariaman, Genius Umar saat Press Conference iven Pesona Hoyak Tabuik Piaman 2019.

“Tabuik Pariaman sudah ada sejak abad ke-18, dan pemerintah Kota Pariaman akan selalu merawat tradisi budaya tersebut, untuk itu, di tahun 2020 mendatang, kami akan mengusulkan agar Tabuik Pariaman ini masuk sebagai salah satu warisan dunia”, ujar Walikota Pariaman, Genius Umar ketika memberikan pernyataan di Press Conference event Pesona Hoyak Tabuik Piaman 2019, Rabu (4/9/2019) di ruang rapat Walikota Pariaman.

Baca Juga

Komisi X DPR RI Rancang Aturan SMK Terintegrasi dengan Dunia Industri
Pemerintah Putuskan KSP Jadi Pusat Informasi Virus Corona Indonesia
Menkumham Tandatangani Pencabutan Bebas Visa Warga China ke Indonesia
Wacana Pulangkan 600 WNI eks ISIS, Tagar #TolakEksWNIproISIS Menggema
1.020 Orang Sembuh dari Virus Corona, China Berterimakasih pada Indonesia

UNESCO sendiri adalah organisasi yang merawat dan mencatat warisan-warisan

yang ada di dunia, yang telah dinominasikan untuk program Warisan Dunia internasional yang dikelola UNESCO World Heritage Committee.

“Sebuah Situs Warisan Dunia adalah suatu tempat Budaya dan Alam, serta benda yang berarti bagi umat manusia dan menjadi sebuah Warisan bagi generasi berikutnya. Program ini bertujuan untuk mengkatalog, menamakan, dan melestarikan tempat-tempat yang sangat penting agar menjadi warisan manusia dunia”, tuturnya lebih lanjut.

Festival Tabuik merupakan salah satu tradisi tahunan di dalam masyarakat Pariaman. Perhelatan tabuik merupakan bagian dari peringatan hari wafatnya cucu Nabi Muhammad SAW, yaitu Hussein bin Ali di Padang Karbala.

“Menurut kisah yang diterima masyarakat secara turun temurun, dan yang ditulis

di dalam artikel-artikel, baik cetak dan online, bahwa Tabuik ini diperkirakan muncul di Pariaman sekitar tahun 1826-1828 Masehi, sama dengan traktat (perjanjian) london”, jelasnya.

“Jadi dengan adanya bukti sejarah tersebut, maka sudah selayaknya lah bahwa Tabuik Pariaman hendaknya dapat terus kita budayakan agar tak lekang oleh waktu dan zaman, dengan mendaftarkan sebagai salah satu Warisan Dunia”, tukasnya.

Genius Umar yang merupakan lulusan S3 IPB ini juga menjelaskan bahwa

untuk Festival Tabuik Pariaman 2019 kali ini agak sedikit berbeda, dimana kita juga akan membuat satu tabuik lenong untuk masing-masing kecamatan.

 

Baca Juga :

Jawab Tantangan Industri 4.0, Sistem e-Learning Akan Diterapkan di Madrasah

Jawab Tantangan Industri 4.0, Sistem e-Learning Akan Diterapkan di Madrasah

Jawab Tantangan Industri 4.0, Sistem e-Learning Akan Diterapkan di Madrasah

Jawab Tantangan Industri 4.0, Sistem e-Learning Akan Diterapkan di Madrasah
Jawab Tantangan Industri 4.0, Sistem e-Learning Akan Diterapkan di Madrasah

Kementerian Agama akan menerapkan sistem e-learning pada madrasah. Ini dilakukan untuk menjawab tantangan pendidikan di era disrupsi saat ini.

“Kemenag serius melakukan terobosan inovasi sistem pembelajaran, terutama di madrasah, yang selaras dengan tantangan disrupsi revolusi industri 4.0,” kata Sekretaris Jenderal Kemenag M. Nur Kholis Setiawan, di Abu Dhabi, Selasa (17/09).

Nur Kholis yang ditemui saat melakukan kunjungan kerja di Abu Dhabi menuturkan, salah satu agenda lawatannya ke Uni Emirat Arab (UEA) adalah menjajaki kerjasama dalam pengembangan sistem e-learning di madrasah.

Baca Juga

Komisi X DPR RI Rancang Aturan SMK Terintegrasi dengan Dunia Industri
Pemerintah Putuskan KSP Jadi Pusat Informasi Virus Corona Indonesia
Menkumham Tandatangani Pencabutan Bebas Visa Warga China ke Indonesia
Wacana Pulangkan 600 WNI eks ISIS, Tagar #TolakEksWNIproISIS Menggema
1.020 Orang Sembuh dari Virus Corona, China Berterimakasih pada Indonesia

“Dunia terus berubah. Kalau kita bekerja linier dan cara belajar anak-anak cenderung linier

, maka kita akan ketinggalan dengan anak-anak di negara lain,” tutur Nur Kholis.

Sekjen Kemenag yang didampingi Kasubdit Kelembagaan dan Kerjasama Madrasah Abdullah Faqih, menjadi perwakilan Kementerian Agama dalam Delegasi Republik Indonesia ke Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Tim yang melakukan kunjungan kerja sejak 15 hingga 18 September 2019 ini dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan.

Lebih jauh, Alumni Bonn University German ini menyampaikan bahwa sistem e-learning yang diterapkan di sejumlah sekolah di UEA sudah dilakukan dengan sangat serius, bahkan dengan berbagai riset yang melibatkan sejumlah ahli. Karenanya, M. Nur Kholis Setiawan berpandangan daripada mengembangkan sistem dari nol, maka hal ini akan memakan waktu yang lama.

“Karenanya, untuk saat ini adaptasi sistem mungkin pilihan terbaik, agar dampak sistem ini

bisa langsung dirasakan oleh siswa-siswa madrasah di Indonesia yang pada gilirannya akan dapat berdampak peningkatan mutu dan daya saing pendidikan madrasah,” papar Nur Kholis.

“Saya menyaksikan sendiri di UEA ini sistem e-learning sudah sangat advanced dan terintegrasi satu sama lain. Pengembangan sistem ini melibatkan banyak stakeholder dan melalui kajian riset dan pengembangan yang serius. Karenanya, pilihan tercepatnya kita adaptasi saja,” ucap Nur Kholis.

Misalnya, Indonesia menggunakan sistem dan platformnya saja, sedangkan konten kita kembangkan sendiri. “Ini saya kira pilihan yang paling feasible. Ini terus kita kaji kemungkinan-kemungkinannya,” lanjut Nur Kholis.

Kelebihan sistem e-learning yang diterapkan oleh Pemerintah UEA menurut Sekjen Kemenag

ini adalah sistem monitoring capaian pembelajaran dapat dikontrol dan dianalisis dengan menggunakan artificial intelligence. Hal ini kemudian akan menghasilkan big data dan meta data tentang capaian pembelajaran siswa.

 

Sumber :

https://memphisthemusical.com/

Menag Tegaskan Hal Ini Terkait Pendidikan Agama Islam

Menag Tegaskan Hal Ini Terkait Pendidikan Agama Islam

Menag Tegaskan Hal Ini Terkait Pendidikan Agama Islam

Menag Tegaskan Hal Ini Terkait Pendidikan Agama Islam
Menag Tegaskan Hal Ini Terkait Pendidikan Agama Islam

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menegaskan kembali bahwa pemerintah tidak akan menghapus Pendidikan Agama Islam (PAI) dari kurikulum. Hal ini disampaikan Menag saat membuka Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) di Makassar, Sulawesi Selatan.

“Saya tegaskan di sini sekali lagi, bahwa pemerintah tidak akan pernah menghilangkan PAI dari sekolah, malah sebaliknya kami ingin eksistensi PAI di sekolah semakin diperkuat,” tegas Menag, Kamis (10/10).

Menag yakin jika seorang siswa mampu berpidato tentang materi keagamaan

, bisa menulis cerita Islam, pandai melantunkan ayat-ayat suci Alquran, hal ini tidak terlepas dari peranan guru PAI dalam mendidik siswanya melalui mata pelajaran PAI di sekolah.

Baca Juga

Komisi X DPR RI Rancang Aturan SMK Terintegrasi dengan Dunia Industri
Pemerintah Putuskan KSP Jadi Pusat Informasi Virus Corona Indonesia
Menkumham Tandatangani Pencabutan Bebas Visa Warga China ke Indonesia
Wacana Pulangkan 600 WNI eks ISIS, Tagar #TolakEksWNIproISIS Menggema
1.020 Orang Sembuh dari Virus Corona, China Berterimakasih pada Indonesia

Menag menyampaikan, bahwa pendidikan agama di sekolah terlalu penting untuk diabaikan.

Ia pun berharap seluruh pihak dapat bahu membahu untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama di sekolah

“Apabila PAI berhasil membentuk akhlak pribadi-pribadi siswa yang beriman dan berakhlak mulia, maka 37,7 juta atau 78% anak usia sekolah dapat kita selamatkan keyakinan dan perilakunya,” kata Menag.

Menag pun menitipkan tiga hal yang perlu dicermati bersama. Pertama,

perkuat koordinasi pendidikan agama islam di sekolah. Karena PAI menurutnya tidak hanya sepenuhnya dikelola oleh Kemenag saja. “Walaupun urusan agama adalah urusan Kemenag akan tetapi sekolah umum berada di bawah wewenang Pemda,” kata Menag

Kedua, seiring terbitnya undang-undang perempuan Nomor 3 Tahun 2017, Kemenag memperoleh amanat untuk menyusun buku pendukung PAI. “Saya ingin tekankan di sini, siapkan buku-buku tersebut sebaik mungkin. 12 buku yang akan diuji publik, mudah-mudahan dapat kita selesaikan. Jangan lupa perkuat aspek moderasi beragama mengintegrasikan dengan wawasan kebangsaan,” kata Menag

 

Sumber :

https://appliedanimalbehaviour.com/

MEMAHAMI TOOLBOOK

MEMAHAMI TOOLBOOK

MEMAHAMI TOOLBOOK

MEMAHAMI TOOLBOOK
MEMAHAMI TOOLBOOK

Apakah ToolBook itu ?
Toolbook adalah satu set software yang digunakan untuk membangun suatu aplikasi Windows. Toolbook memiliki semua kemampuan dan ciri dari aplikasi Windows – Interface Grafis,
pemrograman event-driven,dan kemampuan untuk berhubungan dengan aplikasi Windows lainnya – tetapi tidak memerlukan banyak waktu dan usaha seperti bila anda menggunakan bahasa pemrograman seperti C . Software seperti ini biasa disebut juga dengan authoring tool.

Bagaimana suatu aplikasi disusun ?

Toolbook memakai metafora sebuah buku sebagai dasar dari aplikasi anda. Mungkin anda pernah menggunakan authoring tool lain yang menggunakan cara berbeda dalam menyusun aplikasi nya. tetapi dengan toolbook kita bisa membuat aplikasi yang lebih dari sekedar buku.
anda bisa menyertakan Hyperlink dan animasi sebagai bagian dari aplikasi anda.

Sebuah aplikasi ToolBook terdiri dari 1 atau lebih file yang disebut dengan buku (Books) seperti hal nya buku biasa , sebuah buku dalam toolbook terbagi atas sejumlah halaman (Page) , yang merupakan bentuk lain dari layar aplikasi. Halaman – halaman tersebut dapat dilihat pada jendela (Windows) yang disebut dengan (Viewer).

Sebuah halaman dapat bisa terdiri dari tombol-tombol , Field, dan gambar. dalam toolbook halaman tersebut besert isinya disebut dengan Obyek. setiap halaman mungkin memiliki obyek-obyek yang berbeda, tetapi mungkin juga ada Obyek yang sama.
Obyek-Obyek yang sama dapat diletakan pada latar belakang (BackGround).
Background ini dapat dimiliki oleh satu atau lebih halaman.
seperti sudah disebutkan,halaman merupakan layar dari aplikasi kita. Jadi kita bisa memiliki halaman untuk logo pembukaan, menu utama,atau lainnya.
Setiap halaman tidak harus memiliki ukuran yang sama. halaman – halaman tersebut dapat diatur dengan keingin dan kebutuhan anda.

Setiap halaman di tampilkan dalam suatu Viewer. pada saat memulai membuat buku yang baru,
ToolBook menampilkan sebuah Viewer yang disebut dengan Main Windows dan sebuah halaman kosong di dalamnya.

ToolBook merupakan sebuah lingkungan yang berorientasi Objek atau OOP (Objek Oriented Programing).semua elemen yang dapat dilihat pada aplikasi anda seperti tombol, teks, lingkaran, gambar, dan sebagainya adalah objek.
setiap objek memiliki Property (properties) masing – masing. Property ini yang menentukan bagaimana bentuk dan sifat dari suatu Objek. sebagai contoh, sebuah lingkaran memiliki property FillColor yang menentukan warna latar belakang.

Anda membangun aplikasi pada level Author Toolbook. Pada level ini anda bisa membuat buku yang baru,Obyek, atau merubahnya. Level ini merupakan modus yang menyertakan perangkat gambar dan pemrograman.

Aplikasi yang telah anda buat di jalankan pada level Reader. pada level ini kita hanya dapat menjalankan tanpa bisa mengubah suatu aplikasi karena tidak terdapat perangkat seperti yang terdapat pada level Author.

Sumber : 

Memakai Interface

Memakai Interface

Memakai Interface

Memakai Interface
Memakai Interfacec

Pilih status bar dari menu View atau menekan kunci F12. Pada level Reader, hanya bisa menggunakan tombol F12.

Memakai Open Script :

show statusBar :: menampilkan status bar.
hide statusBar :: menyembunyikan Statusbar.

Toolbar

Tombol-tombol yang terdapat pada toolbar merupakan Shortcut dari perintah menu. contohnya anda dapat membuka sebuah file dengan menekan tombol Open daripada anda memilih item Open pada menu File sebagai Default, Toolbook menampilkan Toolbar di tepi atas dari main window, dibawah menu bar. Anda dapat menyesuaikan menjadi sebagai berikut :

  • Menyembunyikan Toolbar untuk memperbesar ruang kerja di main Window.
  • Merubah bentuknya menjadi Floating Pallete.
  • Memindahkan Toolbar ke posisi lainnya.
  • Menampilkan Caption dari tombol atau hanya caption saja.
untuk menampilkan atau menyembunyikan toolbar :
Memakai interfacePilih Toolbar dari menu View atau menekan kunci CTRL+F12

Memakai OpenScript

Gunakan salah satu cara dari tiga cara berikut:
show toolbar
set visible of toolbar to true
send toolbar

untuk merubah toolbar menjadi Floating pallete , lakukan langkah berikut ini :

Memakai Interface.

Klik dua kali pada area diantara tombol-tombol untuk mengembalikan ke tepi atas window, kembali klik 2X.
Atau dengan meletakkan penunjuk Mouse pada area diantara tombol-tombol, lalu seret atau drag ke posisi yang baru. pada saat toolbar dilepas, toolbook merubahnya menjadi Floating Pallete. Anda dapat merubah bentuk dan ukuran Floating Pallete tersebut.

Memakai Open Script

tile of toolbar = none

untuk merubah bentuk dari toolbar :

Memakai Interface

Letakan panah Mouse ke batas kiri atau kanan dari toolbar sampai bentuknya berubah menjadi panah perubahan.tekan lalu seret sampai ke bentuk yang diinginkan.

Memakai OpenScript

— Merubah model tool bar menjadi Floating pallete dan
— memindahkannya ke posisi pojok kiri atas.
— satuan yang digunakan adalah piksel
tile of toolbar = none
bounds of toolbar = 40 , 40 , 130 , 1000
move toolbar to 0 , 0

untuk meletakan tool bar pada tepi dari window :

Memakai interface

Letakan panah mouse pada area di antara tombol – tombol. Tekan lalu seret ke tepi yang diinginkan. Begitu anda menyert ke bagian tepi, Toolbook merubahnya menjadi baris atau kolom tunggal dari tombol-tombol. Lepas tombol mouse untuk memindahkan toolbar.

memakai OpenScript

— memindahkan tool bar ke tepi kanan window
tile of toolbar = right

untuk menampilkan caption di dalam toolbar :

Memakai interface :

Klik kanan toolbar, lalu pilih Graphics dan captions untuk menampilkan gambar dan Captoins; Graphics Only untuk menampilkan hanya dambar; atau caption Only bentuk menampilkan hanya caption sebagai pengganti gambar.

Memakai Openscript

style of toolbar = “graphics , captions” == gambar dan caption
style of toolbar = “graphics” == gambar saja
style of toolbar = “caption” == caption saja

Pallete

Pallete adalah sekumpulan perangkat atau tombol-tombol yang digunakan untuk menggambar obyek baru atau merubah suatu nilai merubah obyek yang telah ada. contoh anda megklik sebuah tool dalam tool pallete untuk menggambar obyek baru lalu anda klik salah satu tombol pada line tool untuk merubah bentuk dan ukuran garis.

Toolbook menyediakan 6 buah pallete yaitu :

  • Tool pallete : untuk membuat obyek baru pada halaman
  • Pattern pallete : untuk merubah pola dari bentuk arsiran obyek.
  • Line pallete : untuk merubah bentuk dan ukuran dari garis.
  • Polygon pallete : untuk menggambar bentuk polygon dengan jumlah sisi dari 3 sampai 99
  • Line ends pallete : untuk menambahkan anak panah pada ujung garis
  • Color tray : untuk merubah warna dari suatu obyek atau teks

untuk menampilkan atau menyembunyikan pallete :

Memakai Interface

Pilih pallete dari menu View , lalu pilih pallete dari Submenu atau klik salah satu tombol yang terdapat pada toolbar yang berfungsi untuk menampilkan atau menyembunyikan pallete. bila suatu pallete ditampilkan maka tombol yang bersangkutan pada toolbar akan ditampilkan dalam keadaan tertekan (inverted).

Memakai Openscript

— Gunakan salah satu dari cara – cara berikut :
show linepalette
hide polygonpalette
visible of toolpalette = true
send line

untuk memindahkan pallete :

Memakai interface

Letakkan panah mouse ke bagian atas dari pallete, lalu seret ke posisi yang baru.

Memakai OpenScript

position of toolpalette = 100 , 100 == satuan dalam pixel
— cara lainnya :
move line palette to 50 , 200 == satuan dalam pixel

Rulers dan Grid

Rules (penggaris) dapat anda gunakan untuk meletakkan atau merubah ukuran suatu obyek dengan tepat.Rulers ini ditampilkan pada bagian atas dan sisi kiri dari main wimdow, kecuali anda menyembunyikannya. pada saat anda menggerakkan panah mouse, muncul 2 garis menunjukkan posisi kursor.Bila anda memilih sebuah obyek bayangan yang muncul pada rulers menunjukkan dimensi dari obyek tersebut.

Untuk menampilkan atau menyembunyikan rulers :

Bekerja Dengan Toolbook

Bekerja Dengan Toolbook

Bekerja Dengan Toolbook

Bekerja Dengan Toolbook
Bekerja Dengan Toolbook

Perangkat Interface Toolbook

Ketika anda bekerja pada level Author,Anda menggunakan berbagai macam perangkat (Tools) untuk membangun aplikasi anda.

Perangkat tersebut adalah :

  • Menu bar : Berisikan Item-item yang anda pilih untuk mengeksekusi perintah dalam toolbook.
  • Toolbar : Menyediakan sekumpulan tombol yang dapat anda gunakan sebagai Shortcut dari perintah-perintah menu yang sering digunakan.
  • Status Bar :Menampilkan informasi tentang Toolbook dan menyediakan perangkat yang digunakan untuk menavigasikan halaman.
  • Palettes : Berisikan sejumlah perangkat atau tombol yang digunakan untuk membuat Objek, atau merubah suatu Objek,Warna atau Properti lainnya.Pallet ini terdiri dari beberapa jenis dan yang paling penting adalah Tool Pallete.
  • Rulers : Menunjukan posisi tepat dan ukuran dari suatu Obyek.
  • Grid : Menampilkan suatu matrik yang terdiri dari titik-titik yang membantu anda menentukan ukuran dan posisi dari suatu obyek secara tepat.
  • Right-Click menus : Muncul bila anda menekan tombol kanan mouse di atas suatu obyek yang telah dibuat.Menu ini berisikan properti dari obyek yang bersangkutan.

Memakai perangkat – perangkat ToolBook.

Status Bar.

Status bar menampilkan informasi tentang Toolbook dan halaman yang Aktif. Anda juga bisa memakai status bar ini untuk berpindah antar halaman.

Status Bar dibagi menjadi 6 bagian :

  1. Area Caption : Menampilkan Teks bantuan untuk item menu , toolbar dan tombol-tombol pada pallete , atau nama dari obyek, tergantung pada posisi penunjuk mouse anda.
  2. Indikator posisi Mouse : Menampilkan posisi kordinat dari penunjuk Mouse.
  3. Indikator Perekaman : Menampilkan simbol bila anda melakukan perekaman script atau bila suatu rekaman script siap untuk dugunakan.
  4. Indikator pemilihan halaman : Menunjukan bila anda telah memilih sebuah halaman. bila anda bekerja pada background indikator ini tidak tampak.
  5. Tombol kontrol Navigasi : Digunakan bila anda berpindah ke halaman sebelum atau sesudah halaman yang sedang aktif.
  6. Kotak Status : menampilkan nomor dari halaman yang aktif dan jumlah halaman yang terdapat pada buku. bila anda sedang bekerja pada background akan ditampilkan kata “BACKGROUND”.

Bila anda membuat Viewer yang merupakan Window tambahan, maka setiap Viewer tersebut dapat memiliki sendir status Bar masing- masing. Setiap status bar tersebut dapat ditampilkan atau disembunyikan secara terpisah.

Untuk menampilkan atau menyembunyikan Status Bar :

Pokok-pokok pikiran dalam RUU ITE!

Pokok-pokok pikiran dalam RUU ITE!

Pokok-pokok pikiran dalam RUU ITE!

Pokok-pokok pikiran dalam RUU ITE!
Pokok-pokok pikiran dalam RUU ITE!
UU ITE dapat disebut sebuah cyberlaw karena muatan dan cakupannya luas. UU ITE membahas pengaturan di dunia maya, meskipun di beberapa sisi ada yang belum terlalu lugas dan juga ada yang sedikit terlewat. Rangkuman singkat dari UU ITE adalah sebagai berikut:
  1. Tanda tangan elektronik memiliki kekuatan hukum yang sama dengan tanda tangan konvensional (tinta basah dan bermaterai). Sesuai dengan e-ASEAN Framework Guidelines (pengakuan tanda tangan digital lintas batas).
  2. Alat bukti elektronik diakui seperti alat bukti lainnya yang diatur dalam KUHP.
  3. UU ITE berlaku untuk setiap orang yang melakukan perbuatan hukum, baik yang berada di wilayah Indonesia maupun di luar Indonesia yang memiliki akibat hukum di Indonesia.
  4. Pengaturan Nama domain dan Hak Kekayaan Intelektual.
  5. Perbuatan yang dilarang (cybercrime) dijelaskan pada Bab VII (pasal 27-37):
  • Pasal 27 (Asusila, Perjudian, Penghinaan, Pemerasan)
  • Pasal 28 (Berita Bohong dan Menyesatkan, Berita Kebencian dan Permusuhan)
  • Pasal 29 (Ancaman Kekerasan dan Teror)
  • Pasal 30 (Akses Komputer Pihak Lain Tanpa Izin, Cracking)
  • Pasal 31 (Penyadapan, Perubahan, Penghilangan Informasi)
  • Pasal 32 (Pemindahan, Perusakan dan Membuka Informasi Rahasia)
  • Pasal 33 (Virus, DoS)
  • Pasal 35 (Pemalsuan Dokumen Otentik / phishing)

 

UU ITE adalah cyberlaw-nya Indonesia, kedudukannya sangat penting untuk mendukung lancarnya kegiatan para pebisnis Internet, melindungi akademisi, masyarakat dan mengangkat citra Indonesia di level internasional. Upaya pemerintah untuk menjamin keamanan transaksi elektronik melalui UU ITE ini patut diapresiasi. Tetapi, mata dan pikiran juga tetap siaga pada isi peraturan yang berkemungkinan melanggar hak asasi manusia untuk mendapatkan informasi yang berkualitas dan kritis.
UU ini telah jauh melenceng dari misi awalnya yang hendak melindungi perdagangan dan transaksi elektronik. UU ITE malah melangkah jauh dengan mencampuri hak-hak sipil yang merupakan bagian dari kebebasan dasar yang harus dapat dinikmati oleh setiap orang, yaitu kemerdekaan berpendapat yang dilindungi UU 1945 dan piagam PBB soal HAM.
Setelah sedikit proses analisis, ternyata walaupun sudah disahkan oleh legislatif, masih banyak juga yang berpendapat bahwa UU ITE masih rentan terhadap pasal karet, atau pasal-pasal yang intepretasinya bersifat subjektif/individual. Memang UU ini tidak bisa berdiri sendiri, dapat dikatakan bahwa UU ini ada hubungan timbal balik dengan RUU Anti-Pornografi, yang notabene juga sedang gencar-gencarnya dibahas.
Secara umum, ada beberapa aspek yang dilindungi dalam UU ITE, antara lain yang pokok adalah:
  1. Orang secara pribadi dari penipuan, pengancaman, dan penghinaan.
  2. Sekumpulan orang/kelompok/masyarakat dari dampak negative masalah kesusilaan, masalah moral seperti perjudian dan penghinaan SARA.
  3. Korporasi (perusahaan) atau lembaga dari kerugian akibat pembocoran rahasia dan informasi financial juga exploitasi karya

Baca Juga :